Posts

Showing posts with the label Kimia

Mengenal Reaksi Asam dan Basa [Kimia Sederhana]

Praktikum: Reaksi Asam dan Basa Tujuan: untuk mengetahui dan memahami reaksi asam dan basa.  Bahan-bahan yang diperlukan: Larutan asam (misalnya cuka) Larutan basa (misalnya larutan soda kue) Indikator alami (contoh: air rendaman kubis ungu) Wadah transparan Langkah-langkah praktikum: Tuangkan sedikit larutan asam ke dalam wadah. Tambahkan sedikit indikator alami ke dalam larutan. Warna akan berubah sesuai dengan sifat asam atau basa. Ulangi langkah 1 dan 2 dengan larutan basa. Amati perubahan warna yang terjadi. Hasil yang diharapkan: Anda akan melihat perubahan warna pada indikator alami, menunjukkan sifat asam atau basa dari larutan. Pembahasan: Jika Anda menggunakan indikator alami seperti air rendaman kubis ungu dalam praktikum reaksi asam dan basa, maka warna awalnya akan menjadi ungu. Ketika Anda menambahkan larutan asam, warna tersebut mungkin akan berubah menjadi merah atau merah muda, menunjukkan sifat asam dari larutan. Sebaliknya, jika Anda menambahkan larutan basa, war...

Mengidentifikasi Kandungan Zat dalam Makanan

Lab Praktikum 11 IPA 2  Judul: Mengidentifikasi Kandungan Zat dalam Makanan Tujuan: Mengetahui kandungan karbohidrat, protein, dan gula sederhana (monosakarida)  Alat dan bahan: Bahan makanan: kentang rebus, putih telur, biji jagung yang kuning, sari buah jeruk, mentega, air kelapa muda, beras ketan, daging sapi, air susu sapi, kacang tanah Larutan Lugol, Benedict, NaOH + CuSO4 (di dalam buret) Cawan, pinset, pipet, tabung reaksi Cara kerja: Masing-masing sampel makanan diambil secukupnya dan diletakkan di atas cawan  Sampel diteteskan dengan larutan pereaksi yang telah disiapkan (lugol, NaOH + CuSO4) Sampel yang akan dilakukan Tes Benedict membutuhkan api dari spiritus dan tabung reaksi sebagai wadah sampel dan larutan benedict. Untuk sampel berbentuk cairan, dapat langsung ditambahkan larutan benedict, diguncang untuk mencampurkan kedua larutan, lalu dipanaskan selama 1-2 menit. Untuk sampel berbentuk padatan, dihancurkan hingga bentuk lebih kecil, ditambahkan larutan b...

Manfaat Aldehid dan Keton dalam bidang pangan

Image
I.           ALDEHID 1.      Formaldehida atau Metanal (H 2 CO) Digunakan untuk membasmi sebagian besar  bakteri , sehingga sering digunakan sebagai  disinfektan  dan juga sebagai bahan pengawet, terutama pada tahu dan mie basah. Namun bahan pengawet yang sering digunakan ini tidak baik bagi tubuh karena dapat merusak jaringan tubuh sehingga dapat menimbulkan toxic dan reaksi alergi. 2.      Benzaldehida (C 6 H 5 CHO)   Merupakan senyawa aktif yang berfungsi untuk mengurangi kadar bakteri. Juga merupakan komponen utama pada ekstrak kacang almond, dan dapat diekstraksi dari beberapa sumber alami seperti  aprikot ,  ceri , dan biji  persik . 3.      Asetaldehida ( C H 3 CH O ) Digunakan untuk membuat bahan untuk membuat asam cuka, dan alcohol. 4.      z-non-6-enal Aldehid berpengaruh dalam menciptakan aroma atau flavor pada makana...

Gelatin

Tugas Paper Biologi Semester 1  Irene Agustini 2014A GELATIN Bahan Baku Gelatin Menggunakan kulit dan tulang dari sapi yang mengandung kolagen. Namun pembuatan gelatin dari kulit babi lebih berkembang karena faktor ekonomi. Kandungan Gelatin Gelatin mengandung protein yang sangat tinggi dan memiliki kadar lemak yang rendah. Gelatin kering memiliki kadar air 8-12%, protein 84-86%, mineral 2-4%, dan hampir tidak ada lemak. Gelatin mengandung 9 dari 10 asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.   Treptophane adalah asam amino yang tidak dapat kita temukan dalam gelatin. Fungsi Gelatin ·        Sebagai bahan pengisi ·        Pengemulsi (emulsifier) ·        Pengikat ·        Pengendap ·        Pemerkaya gizi ·        Pengatur elastisitas (elatiser) ·      ...